Senin, 13 Mei 2019

Tugas Manajemen Strategic - Analisis Perusahaan PT Matahari Department Store Tbk





BAB I – Latar Belakang PT. Matahari Department Store Tbk

Asal Usul dan Sejarah PT. Matahari Department Store Tbk

PT Matahari Department Store Tbk (“Matahari” atau “Perseroan”) memiliki sejarah yang panjang dalam dunia ritel Indonesia. Memulai perjalanan pada tanggal 24 Oktober 1958 dengan membuka gerai pertamanya berupa toko fashion anak-anak di daerah Pasar Baru Jakarta, Matahari melangkah maju dengan membuka department store modern pertama di Indonesia pada tahun 1972. Sejak itu Matahari telah menjadikan dirinya sebagai merek asli nasional. Sampai saat ini mengoperasikan 155 gerai yang tersebar di 74 kota di seluruh Indonesia, dengan luas ruang hampir satu juta meter persegi dan telah mengembangkan kehadirannya dalam dunia online melalui MatahariStore.com.
Dengan perjalanan usaha yang telah dibangun selama 60 tahun, Matahari senantiasa menyediakan pilihan fashion dengan trend terkini untuk kategori pakaian dan mode, serta produk-produk kecantikan dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya yang ditampilkan dalam gerai modern serta Matahari.com. Matahari sangat bangga atas dukungannya terhadap perekonomian Indonesia dengan mempekerjakan lebih dari 40.000 karyawan dan berpartner dengan sekitar 850 pemasok lokal serta pemasok
internasional.

Merek-merek eksklusif Matahari telah berulangkali terpilih sebagai merek fashion terfavorit di Indonesia dan hanya dijual di gerai Matahari dan MatahariStore.com. Perseroan juga telah berulangkali meraih penghargaan baik nasional maupun internasional dalam segala aspek bisnisnya, yang menunjukkan reputasi baik Perseroan sebagai salah satu perusahaan yang dinamis, dan terpercaya. Penghargaan tersebut antara lain peringkat ke-3 di antara peritel Indonesia dalam Top 500 Retail Asia Pacific (Retail Asia, Euromonitor, & KPMG); dan Brand Asia 2017 sebagai Top 3 Most Powerful Retail Brand in Indonesia (Nikkei BP Consulting, Inc).
PT. Matahari Departemen Store dimulai sejak tahun 1958 dimana bapak Hari Dermawan mendirikan suatu perusahaan dagang yang mempromosikan toko seluas 159 meter persegi di pasar Baru Jakarta Pusat yang menjual pakaian dari usaha konveksi garment di lantai dua bangunan toko tersebut. Toko serba ada Matahari yang pertama dibuka pada tahun 1972 dengan luas sekitar 1500 meter persegi yang juga terletak di bilangan Pasar Baru. Dari konsentrasi penjualan pakaian-pakaian Impor dan Eropa, PT. Matahari putra prima mengalihkan pada pakaian-pakaian buatan lokal sejak adanya pengenaan tarif impor di tahun 1975. Sejak pada saat itu juga segmen pasar diarahkan pada segmentasi berpenghasilan menengah. Pada tahun 1984, 12 tahun setelah pembukaan toko yang pertama PT. Matahari Putra Prima tampil sebagai salah satu perusahaan jaringan “toko Serba ada” dengan jumlah keseluruhan 11 toko terbesar di 3 kota utama Jakarta, Bogor dan Bandung, hanya berselang waktu 8 tahun sesudah tahun 1984 telah berhasil dibuka tambahan 22 toko baru pertanggal 30 Juni 1992, PT. Matahari Putra Prima membuka 33 buah toko tersebar di 16 kota di seluruh Indonesia.
Perseroan yang berkedudukan di Jakarta ini didirikan oleh bapah Hari Darmawan pada tanggal 11 Maret 1986 berdasarkan akta No. 30 yang dibuatdihadapan notaris dan telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia. Berdasarkan surat keputusan No. C2.5238.HT.01-01.TH.86. tanggal 26 Juli 1986 didaftarkan di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dibawah No. 1745/1986 tanggal 27 Agustus tahun 1986 dan diumumkan pada berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September 1991 tambahan No 2954, pada saat didirikan pemegang saham perseroan terdiri dari Hary Darmawan dengan jumlah nominal saham sebesar Rp. 190.000.000 dan Susah Darmawan dengan nominal jumlah saham Rp. 10.000.000. Untuk priode akhir tahun 1988 sampai dengan 30 Juni 1992 perkembangan usaha perseroan memperlihatkan trend yang membaik bila ditinjau dari pertumbuhan jumlah toko yang diusahakan secara aktual dengan memperlihatkan efek penggabungan usaha perseroan dengan PT. Matahari Setia Darma dan PT. Matahari Agung Perdana pada bulan Mei 1991 yang diperhitungkan surat per 31 Desember 1988 jumlah toko yang diusahakan perseroan adalah 9 bulan yang kemudian menjadi 12 toko akhir 1989 dan 15 toko pada akhir tahun 1990. Per 31 Desember 1991 setelah pengalihan 13 toko dari PT. Matahari Putra Perkasa ke perseroan yang dilakukan pada bulan Mei 1991 jumlah toko pada pertengahan pertama 1992 jumlah toko meningkat menjadi 33 buah per 30 Juni 1992. Matahari telah memenuhi kebutuhan pelanggan selama lebih dari 53 tahun dan sekarang memiliki 104 toko di seluruh Indonesia.
Di Matahari, kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan kami dan pilihan terbaik dari barang modis dalam suasana toko yang sangat menarik. Misi kami adalah untuk selalu menyediakan produk-produk fashion berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.
Matahari grup terdiri dari perusahaan-perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh bapak Hari Darmawan beserta keluarga baik secara langsung maupun tidak langsung. Toko matahari pertama kali berada di Ujung Pandang adalah Matahari Maksar Mall yang dibuka pada tanggal 29 September 1994 yang merupakan toko yang ke 87 pada tanggal 27 Februari 1996 Matahari Plasa Maricaya pun dibuka namun akhirnya ditutup. Setelah itu dibuka Matahari Mall Panakukang, Matahari Mall GTC dan terbaru adalah Matahari New Generation Mall Ratu Indah pada tanggal 19 Desember tahun 2008. Pada perkembangannya akhir tahun 2009. PT. Matahari Departemen Store dimiliki oleh pihak PT. CVC (Capital Ventura Company). PT. Matahari Departemen Store (perseroan) yang merupakan salah satu departemen store terkemuka di Indonesia didirikan dengan nama PT. Stephens Utama Internasional Leasing Corporation pada tahun 1982, perseroan menciptakan saham perdananya dibursa efek pada tahun 1989 dan namanya diubah menjadi PT. Pablic Utama tbk, perseroan juga telah melakukan Rights Issue pada tahun 2001 dan 2009.

Visi
Semua orang Indonesia dapat tampil menarik dan nyaman.
Misi
Menyediakan berbagai kebutuhan fashion berkualitas dan terjangkau bagi para pelanggan dengan suasana yang ramah, sehingga dapat memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Direksi dan Dewan Komisaris telah meninjau dan menyimpulkan bahwa visi dan misi Matahari yang baru telah sesuai dengan budaya dan semangat Matahari, serta sejalan dengan tujuan utama Matahari baik dari aspek komersial maupun sosial. Oleh karena itu Direksi dan Dewan Komisaris sepakat untuk menggunakan visi dan misi Matahari yang baru.
Sasaran
Dengan industri ritel department store yang berkembang pesat, untuk menjadi yang utama salah satu sasaran kami adalah secara aktif menambah gerai baru di pasar, sekaligus melakukan pembaruan pada gerai-gerai yang lama. Diperlukan sumber daya yang memadai secara kualitas dan juga kuantitas untuk menunjang sasaran ini, dan kami mengundang Anda yang memiliki potensi dan motivasi tinggi untuk bergabung dengan kami.
Menyediakan lingkungan kerja yang kondusif bagi karyawan untuk menunjang produktifitas kerja. Matahari percaya bahwa dengan lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan akan menunjang produktifitas kerja karyawan. Salah satu bentuknya adalah dengan memberikan apresiasi kepada karyawan yang berhasil seperti program imbalan keuangan maupun imbalan pengakuan. Adanya forum IKM (Ikatan Karyawan Matahari) sebagai forum karyawan yang difasilitasi penuh oleh perseroan guna memelihara hubungan dan rasa kebersamaan karyawan untuk mendorong pengembangan diri karyawan dengan kegiatan-kegiatan interaksi sosial, rohani, olahraga, rekreasi dan pengembangan ide.
Tujuan Perusahaan
·                Untuk meningkatkan kualitas hidup konsumen
·                Secara konsisten menyediakan beragam produk fashion yang tepat
·                department store ritel terbesar di Indonesia untuk produk busana fashion, produk kecantikan dan produk perlengkapan rumah tangga.
Analisis SMART PT Matahari Departemen Store
1.      Specific (Significant, Stretching, Simple)
Pertumbuhan konsumen Matahari tidak hanya berdampak pada meluasnya lokasi gerai Matahari, tetapi juga meningkatnya ragam pilihan busana fashion,  perlengkapan rumah tangga dan produk kecantikan yang ditawarkan.
2.      Measurable
Jelas dan konkrit serta mempu menjadi motivasi karyawan, selain itu juga menekankan pentingnya kriteria yang digunakan untuk mengukur besarnya kemajuan yang dibuat dalam mencapai target pada setiap karyawannya.
3.      Aplikable / Attainable
Menekankan bahwa target harus realistis dan dapat dicapai, mengembangkan perilaku, kemampuan, keahlian, dan kapasitas finansial untuk mencapainya. Target dapat dicapai dengan menjual barang sebanyak-banyaknya. Dan menjual member juga bisa memenuhi targetnya.
4.      Reliabel / Relevant
Selalu sesuai dengan harapan dan kepentingan stakeholder serta perkembangan zaman atau realita kehidupan, hal ini ditandai dengan keberhasilan perusahaan dalam memberikan lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan pekerjaan. Sementara itu, Target yang relevan, jika tercapai, akan mendorong tim, departemen, dan organisasi lebih maju.
5.      Timely / Time Able
Memiliki tenggang waktu atau kemampuan untuk dicapai dalam  waktu   tertentu, serta perbaikan pelayanan secara terus menerus dan berkesinambungan. Selain itu juga, menekankan pentingnya menepatkan target dengan kerangka waktu, yaitu memberikan deadline.
Analisis SWOT PT Matahari Departemen Store
Kondisi industri yang positif dan negatif merefleksikan peluang dan ancaman yang dihadapi. Untuk melanjutkan kelangsungan usaha dan meningkatkan persainganpasar, maka Perseroan mengindentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang danancaman yang dimiliki, sebagai berikut:
1.             Kekuatan (Strengths)
a)           Jumlah penduduk Indonesia yang banyak, disertai dengan harga produk-produk yang relatif terjangkau membuat penjualan produk Perseroan terus berkelanjutan.
b)          Pangsa pasar Indonesia yang besar memungkinkan untuk mendapatkan marketshare yang besar.
c)           Hubungan dengan pemasok yang telah terjalin.
2.      Kelemahan (Weaknesses )
a)      Terbatasnya kemungkinan penambahan gerai-gerai di lokasi yang strategis yang merupakan pusat perbelanjaan yang sering dikunjungi, terutama untuk daerah Jakarta yang penuh dengan pusat perkantoran sehinggan mal-mal yang letaknya strategis menjadi sasaran utama bagi perusahaan-perusahaan retail lainnya.
b)      Minimnya ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih dan menguasai bidang ritel department store 
3.      Peluang (Opportunities )
a)      Prospek bisnis ritel yang masih menjanjikan pertumbuhan investasi maupunomset yang cukup baik sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian diIndonesia yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
b)      Penggunaan kartu kredit sebagai tren masyarakat modern meningkat. Haltersebut mendorong pertumbuhan omset ritel modern.
c)      Perkembangan fashion yang tiada pernah berhenti serta pola hidup sebagianmasyarakat Indonesia yang mengikuti gaya (trend ) masa kini membuat bisnis retail senantiasa memiliki pelanggan. Penilaian Saham PT Matahari Department Store Tbk
4.      Ancaman (Threats )
a)      Perseroan memiliki pesaing-pesaing yang tangguh dan berskala internasional;
b)      Pesaing utama Perseroan adalah PT Metro Realty Tbk, PT Rimo Catur LestariTbk dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk
c)      Peraturan pemerintah yang dapat berubah-ubah, terutama untuk kebijakanekspor maupun impor yang sangat erat kaitannya dengan bisnis retail.
d)      Kemungkinan terjadinya krisis ekonomi di masa mendatang yangmengakibatkan melemahnya nilai tukar Rupiah, sehingga harga produk-produkmenjadi meningkat.
e)      Risiko bencana alam yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia dapatmengakibatkan jalur distribusi produk menjadi terhambat.

5. Daya Saing

a. Sumber daya
berwujud : SPB/SPG, Supervisor, Koordinator, produk, komputer, showroom / outlet, kantor, mesin EDC, AC, gudang
tak berwujud : brand, jasa pelayanan, kerjasama dengan depstore
b. Kemampuan kumpulan sumber : karyawan, gudang (distribution center), kerjasama dengan depstore
c. Kompetensi Inti : SPG, SPB, kualitas produk
d. Keunggulan bersaing yang berkesinambungan : SPG, SPB
e. Daya Saing : pelayanan

Analisis EFAS PT. Matahari Departemen Store Tbk
Faktor-faktor Strategi Eksternal
Bobot
Rating
Bobot x Rating
Komentar
Peluang (Opportunities):
1.      Pangsa bisnis ritel di Indonesia yang cukup besar
2.      Masyarakat perkotaan yang konsumtif
3.      Perkembangan fashion yang tidak pernah berhenti
4.      Penggunaan kartu kredit sebagai tren masyarakat modern
5.      Munculnya mall dan pusat perbelanjaan baru


0.05


0.10

0.10


0.20


0.05

2


3

3


4


1

0.10


0.30

0.30


0.80


0.05

Peluang yang ada cukup besar

Daya beli masyarakat

Berkembangnya industry fashion di dunia

Kemudahan dalam berbelanja

Kemudahan dalam membuka cabang baru
Ancaman (Threats):
1.      Memiliki pesaing utama yaitu PT Metro Realitu Tbk dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk
2.      Beberapa produk yang dijual di matahari mulai membuka gerai sendiri
3.      Beberapa pesaing menjual produk mereka dengan harga lebih terjangkau
4.      Peraturan pemerintah yang dapat berubah-ubah
5.      Kemungkinan terjadinya krisis ekonomi

0.10




0.05



0.20



0.05


0.10

2




2



3



2


3

0.20




0.10



0.60



0.10


0.30


Banyak pesaing yang mulai menguasai pasar



Supplier mulai menjual barang mereka sendiri


Persaingan dalam menjual barang dagangan


Kebijakan pemerintah yang dapat mempersulit

Menurunnya daya beli masyarakat
Total
1.0

2.85


Penjelasan tabel EFAS (External Strategic Factors Summary)
            Tahap-tahap dalam menyusun tabel EFAS adalah sebagai berikut:
·         Susunlah kolom 1 (5 sampai dengan 10) peluang dan ancaman.
·         Beri bobot masing-masing dalam kolom 2, mulai dari 1,0 (sangat penting) sampai dengan 0,0 (tidak penting). Faktor-faktor tersebut memungkinkan untuk memberikan dampak terhadap factor strategis.
·         Hitung rating (dalam kolom 3) untuk masing-masing factor dengan memberikan skala mulai dari 4 (outstanding) sampai dengan 1 (poor), berdasarkan pengaruh factor tersebut terhadap kondisi perusahaan yang bersangkutan. Pemberian nilai rating untuk factor peluang bersifat positif (peluang yang semakin besar diberi rating +4, tetapi jika peluangnya kecil diberi rating +1). Pemberian rating nilai dan ancaman adalah kebalikannya. Misalnya jika ancamannya sangat besar ratingnya adalah 1, jika ancamannya kecil ratingnya adalah 4.
·         Kalikan bobot pada bobot 2 dan rating pada kolom 3 untuk memperoleh factor pembobotan dalam kolom 4. Hasilnya berupa skor pembobotan untuk masing-masing factor yang nilainya bervariasi.
·         Gunakan kolom 5 untuk memberikan komentar atau catatan mengapa factor-faktor tersebut dipilih.
·         Jumlahkan skor pembobotan pada kolom 4, untuk memperoleh total skor. Pembobotan bagi perusahaan yang bersangkutan, nilai total ini menunjukkan bagaimana perusahaan tersebut bereaksi terhadap faktor-faktor strategis eksternalnya. Total skor ini digunakan untuk membandingkan perusahaan dan perusahaan lainnya di industri yang sama.


Analisis IFAS PT. Matahari Departemen Store Tbk




MATRIKS SWOT

















MATRIKS BCG




















Rekomendasi Strategi untuk Matahari Department Store

Ø Strategi Direksional
: Orientasi menyeluruh perusahaan terhadap pertumbuhan (growth), stabilitas (stability), dan pengurangan (rethenchment). Ketiga orientasi tersebut dikenal dengan pengertian grand strategy.

a.         Strategi Pertumbuhan, dua strategi pertumbuhan mendasar, yaitu:

1.      Strategi Konsentrasi (Consentration Strategy), terdiri dari:
Ø  Pertumbuhan Vertikal (Vertical Growth)
Pertumbuhan ini dapat dicapai baik secara internal dengan cara memperluas operasi yang ada, atau secara eksternal melalui akuisisi. Dalam hal ini Matahari pernah melakukan merger atau penggabungan usaha perseroan dengan PT Matahari Setia Darma dan PT Matahari Agung Perdana pada Mei 1991, dan Matahari Grup juga terdiri dari beberapa perusahaan yang memungkinkan pertumbuhan perseroan di kemudian hari. Matahari juga bekerjasama dengan pemasok Indonesia dan Luar Negri untuk menyediakan barang fashion yang berkualitas yang dapat diterima oleh konsumen. Dimana produk fashionnya, terdiri dari pakaian, aksesoris, produk-produk kecantikan, dan perlengkapan rumah tangga.
Ø  Pertumbuhan Horizontal (Horizontal Growth)
Pertumbuhan horizontal dapat dicapai dengan cara memperluas operasi perusahaan  ke lokasi geografis lainnya. Dimana saat ini Matahari memiliki 155 jaringan gerai fisik di 71 kota yang tersebar di Indonesia, seperti: di Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Bali, dan lain-lain.
2.           Strategi Diversifikasi (Diversification Strategy)
Perusahaan  mulai berpikir untuk melakukan diversifikasi ketika pertumbuhannya tidak menunjukkan kemajuan dan tidak ada lagi peluang untuk tumbuh dalam bisnis aslinya. Dua jenis strategi diversifikasi yaitu:
Ø  Diversifikasi Konsentrik (Concentric/Related Diversification)
Strategi yang dijalankan dengan menambah produk baru yang masih terkait dengan produk yang ada saat ini baik keterkaitan dalam kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas bersama, ataupun jaringan  pemasaran  yang  sama.
Ø  Diversifikasi Konglomerat (Conglomerate/Unrelated Diversification)
Strategi yang dijalankan dengan  penambahan produk baru dan dipasarkan pada pasar baru yang tak terkait dengan yang ada  saat  ini.  Untuk mempertimbagkan profitnya Matahari tidak hanya menjual pakaian saja, tetapi juga berupa alat rumah tangga, kosmetik, dan aksesoris lainnya.

b.     Strategi stabilitas
Strategi ini dapat dipilih perusahaan dibanding strategi pertumbuhan, apabila perusahaan tetap melanjutkan aktivitas tanpa adanya perubahan arah yang signifikan. Beberapa jenis strategi ini adalah:
1)   Strategi Laba (Profit Strategy)
Strategi Laba adalah suatu keputusan untuk tidak melakukan sesuatu yang baru dalam situasi yang buruk dan bertindak seolah-olah masalah perusahaan hanyalah masalah sementara. Seperti : Perusahaan yang melakukan Go-Publik, dimana disini PT matahari merupakan perusahaan terbuka yang adalah penawaran efek/surat berharga kepada masyarakat umum baik perorangan maupun lembaga, dengan tujuan mendapatkan dana untuk perluasan usaha, meningkatkan nilai perusahaan, dan melepaskan sahamnya agar mendapatkan keuntungan.
c.    Strategi pengurangan/Retrenchement
Saat ini Matahari belum melakukan retrenchement.

Ø Strategi Bisnis
     : adalah Strategi yang dikembangkan pada level divisi atau level produk dan menekankan pada perbaikan posisi persaingan produk atau jasa perusahaan khusus pada segmen pasar yang dilayani divisi tersebut. Dimana terdiri dari beberapa strategi, yaitu:
o   Strategi Biaya Rendah (Low Cost)
Adalah strategi yang dilakukan dengan menjual harga yang lebih rendah dari pesaing dan dengan demikian menguasai pangsa pasar dan penjualan yang sepenuhnya menepak pesaing keluar dari pasar. Dimana matahari melakukan konsinyasi dengan supplier agar matahari bisa menekan biaya pengeluaran. Beban penjualan konsinyasi matahari sebesar 7,126.3 dinyatakan dalam milliar rupiah, dan penjualan konsinyasi sebesar 10,353.9 dinyatakan dalam milliar rupiah pada tahun 2015. Matahari juga melakukan strateginya dengan menentukan target yaitu konsennya pada kaum wanita dengan memberikan diskon, sehingga kita dapat membeli barang dengan harga yang lebih murah dibanding harga aslinya. Sehingga, di Matahari sering dijumpai diskon untuk menarik konsumen. Matahari juga menerapkan voucher repeat order, yaitu: biasanya kita akan mendapatkan sebuah voucher potongan Rp.50.000, jika kita telah melakukan transaksi minimal Rp.150.000. Hal itulah yang membuat konsumen ingin belanja lagi.

o   Focus
Adalah digunakan untuk membangun keunggulan bersaing dalam suatu segmen pasar yang lebih sempit, atau  ketika konsumen mempunyai preferensi atau kebutuhan khusus, dan ketika perusahaan pesaing tidak berusaha untuk menspeliasasi diri di segmen target yang sama. Disini Matahari melakukan pemfokusan penjualan seperti sepatu, yang merupakan kategori produk matahari dengan pertumbuhan tercepat dan penjualan tertinggi; pakaian wanita di posisi kedua; serta tas dan kosmetik untuk memperkokoh posisi matahari sebagai destinasi belanja.

Ø  Analisis Strategi yang diterapkan pada PT Matahari Department Store TBK
Strategi SO (Strengths- Opportunity)
1.   Memperluas permukaan gerai-gerai di seluruh Indonesia serta mengembangkan gerai-gerai yang telah ada karena Matahari sebagai pelopor Department Store.
2.   Melakukan promosi yang gencar diberbagai media dengan program-program yang lebih menarik.
Strategi WO (Weakness- Opportunity)
1.      Memperluas target pasar sehingga tidak hanya masyarakat kelas mengah saja.
2.      Mengadakan berbagai pelatihan bagi karyawan agar kinerja karyawan tetap baik.

Strategi ST (Strengths-Threats)
1.      Mempertahankan dan mengembangkan produk-produk matahari agar dapat bersaing dengan para pembisnis asing yang ada di pasar Indonesia.
2.      Mengadakan program diskon yang menarik konsumen agar tidak kalah dengan pesaing yang menawarkan harga lebih murah.
Strategi WT (Weakness-Threats)
1.      Menetapkan harga yang tepat sehingga dapat bersaing dengan industri yang sama.
2.      Menjaga kinerja agar tidak menurun dan terus meningkat.


Bisnis Proses PT Matahari Dept Tbk




Analisis Persaingan PT Matahari Dept Tbk

Bergesernya pola belanja masyarakat dari pasar tradisional ke pasar modern mendongkrak potensi pertumbuhan ritel terbesar contohnya Matahari departemen store. Siapa yang tidak tahu Matahari department store?  Matahari Departmen store merupakan suatu tempat perbelanjaan yang menjual berbagai macam kebutuhan gaya yang terdiri pakaian anak,wanita,pria, sepatu dan tas, parfum dan berbagai kebutuhan gaya lainnya. Tempat perbelanjaan ini terdapat di berbagai kota di seluruh Indonesia. PT. Matahari Putra Prima TBK merupakan pemilik dari Matahari Departmen Store yang saat ini mempunyai 79 departmen store di berbagai kota di seluruh Indonesia. 
     Dalam setiap usaha pastilah ada pesaing - pesaingnya. Salah satu pesaing terbesar Matahari department store yaitu Ramayana yang merupakan tempat perbelanjaan yang menjual berbagai macam kebutuhan gaya sama dengan matahari. Untuk dapat bertahan dalam meningkatkan minat konsumen agar para konsumen membeli produk – produk mereka. Strategi yang dilakukan oleh Matahari department store yaitu  menawarkan progam diskon, Beli dua gratis Satu, adanya bonus untuk setiap pembelian tertentu dan lain lain hal ini akan membuat konsumen tertarik untuk membeli produk – produk mereka. Tidak hanya itu Matahari Departmen Store mengiklankan produk – produk mereka di berbagai televisi yang ada di Indonesia.

     Meskipun jumlah Ramayana lebih banyak yaitu sekitar 113 gerai dibanding dengan matahari hanya 79 gerai. Tetapi tidak menghalangi matahari untuk menjadi yang lebih unggul. Keunggulan yang terdapat di Matahari salah satunya yaitu produk – produk yang mereka tawarkan dengan kualitas yang bagus seperti model pakaian yang branded dengan merk merknya yang terkenal, produk – produk yang ditawarkan juga cukup banyak. Sedangkan di Ramayana produk – produk yang di tawarkan seperti model baju yang masih pasaran


Analisis Competitive Advantage PT Matahari Dept Tbk



Key Performance Indicators (KPI) PT Matahari Dept Tbk



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar